Tukar Guling Panser Pindad dengan Proton Tetap Jalan

Panser Buatan Pindadmaiwanews – Meski hubungan Indonesia-Malaysia sedang memanas, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan proses tukar guling Panser produksi PT Pindad dengan kendaraan bermotor Proton dari Malaysia akan tetap berjalan.

Menurut Eko, selama ini proses tukar guling kedua produk tersebut sudah berjalan secara bertahap. Dengan adanya pernyataan resmi dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono terkait hubungan Indonesia-Malaysia, pihaknya yakin kerjasama ini akan terus berjalanan.

“(hubungan memanas) itu tidak akan berpengaruh pada program tukar guling,” kata Staf Ahli Menteri BUMN Ekoputro Adijayanto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat, 3 September 2010.

Apalagi, pemerintah tidak bisa memutuskan begitu saja kontrak kerjasama yang sudah disahkan kedua pihak, mesli terdapat masalah seperti memanasnya hubungan Indonesia-Malaysia.

Sebelunya diberitakan, Menteri Perindustrian MS Hidayat pada Juni lalu mengatakan, Indonesia dan Malaysia hampir mencapai kesepakatan kerjasama di bidang pertahanan dan transportasi.

Salah satu isi ksepakatan itu berupa order panser dari Malaysia kepada indistri pertahanan Indonesia. Nilainya mencapai US$80 juta. Dari total order tersebut, sekitar 25 persen akan berbentuk barter,yakni barter panser Pindad dengan Proton Malaysia.