Wapres Boediono Melayat Almarhum KH Idham Chalid
maiwanews – Wakil Presiden (Wapres) RI, Boediono ikut melayat almarhum KH Idham Chalid di rumah duka di Kompleks Perguruan Daarul Maarif, Jl Fatmawati, Cipete, Jaksel, Minggu, 11 Juli 2010.
Usai melayat, Boediono mengatakan, KH Idham adalah sosok ulama yang santun dan membuat tenang. “Beliau adalah politisi dan ulama yang selalu menyejukkan,” ujar Boediono.
Selain Boediono, turut hadir melayat antara lain mantan Menteri Agama Maftuh Basyuni, Gubernur DKI jakarta Fauzi Bowo, Mendiknas M Nuh, Menag Suryadharma Ali, Ketua KPU Abdul Hafiz Anshory dan Ketua MUI Amidhan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan juga akan melayat Almarhum Ayah dari 16 anak dan kakek bagi 40 cucu ini besok Senin sebelum pemakaman.
Idham Chalid meninggal pada Minggu pagi dalam usia 88 tahun karena sakit. Ketua PBNU terlama ini (1956 hingga 1984), pernah menduduki berbagai jabatan penting diantaranya sebagai Ketua MPR, Ketua DPA, Ketua DPR, Presiden PPP.
Tercatat juga pada 1966, ia sempat menjadi anggota presidium Kabinet Ampera I dan Kabinet Ampera II dan setelah itu ia diangkat menjadi ketua MPR/DPR pada periode 1972-1977.
Sebelum meninggal, Idham harus berjuang melawan penyakit stroke. Awalnya, pada tahun 1999, ulama harismatik itu terkena serangan jantung yang berakibat kelumpuhan.
Rencanamya, jenazah salah satu pendiri Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, akan dimakamkan di kompleks Pesantren Daarul Quran di Cisarua Bogor, Senin besok, 12 juli 2010.
Artikel Lainnya:





