Ahok: Saya Bilang Berkali-kali, Jakarta tak Akan Banjir lebih dari Sehari

maiwanews – Meskipun saat ini seharusnya sudah memasuki waktu puncak musim hujan, namun tidak terlihat banjir atau genangan air dengan volume besai di Ibukota DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, kondisi tersebut sudah diprediksi karena suksesnya program-program penanggulangan banjir yang telah dilakukan sebelumnya.

Dalam beberapa kesempatan, Ahok melontarkan keyakinannya bahwa banjir di ibukota tidak akan berlangsung lama. Kalaupun terjadi banjir kata Ahok, tidak akan lebih dari satu hari.

“Saya sudah ngomong berkali-kali, Jakarta tidak akan banjir lebih dari satu hari,” kata Ahok saat acara peresmian Kantor Satrolda Ditpolair Polda Metro Jaya, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (27/2/2016).

Atas dasar keyakinan itu sambung Ahok, dirinya serta merta menolak ketika sejumlah orang mendatanginya dan meminta dirinya menandatangani surat status darurat banjir.

Ahok berpendapat, munculnya banjir di Jakarta lebih disebabkan karena tidak berfungsinya pompa air di Waduk Pluit akibat PLN mematikan aliran listrik.

Ahok mengatakan, apabila saat itu ia menandatangani surat tersebut, maka institusi yang menangani masalah banjir bisa langsung menggelontorkan dana hingga Rp 57 miliar.

Ahok bahkan menuding banjir di Jakarta terkadang muncul akibat adanya sabotase. Orang-orang di balik sabotase itulah kata Ahok yang saat kaget mengapa banjir di Jakarta tidak lama.