Akmal Minta Pemerintah Sinkronisasi Data Stok Jagung

20210929-jagung
Jagung.

maiwanews – Anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) Andi Akmal Pasluddin meminta pemerintah melakukan sinkronisasi data stok jagung. Dalam ketarangannya Rabu 29 September Akmal mengemukakan perlu ada kesepahaman data antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Perbedaan data dikatakan memicu kekacauan kebijakan, ia mencontohkan stok komoditas tertentu oleh Kementan diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri alam durasi tertentu. Sementara Kemendag menyebut stok masih kurang sehingga perlu dilakukan impor.

Akmal mengaku menerima data terkait komoditi jagung bahwa berdasarkan angka prognosa secara nasional dalam kurun waktu September hingga November diperkirakan luas panen panen jagung mencapai 826.367 ha dengan jumlah produksi 3.745.928 ton. Januari-November 2021 panen diperkirakan seluas 4,2 juta ha dengan produksi 17,5 juta ton pipilan kering.

Mengenai pakan ternak dari bahan baku jagung, Akmal berharap dapat dipenuhi terutama untuk ayam pedaging dan petelur sehingga kedepannya tidak ada polemik baik di kalangan peternak maupun konsumen terkait stok dan harga telur dan daging ayam.

Akmal meminta Direktorat Tanaman Pangan Kementan dapat mempertahankan program ketahanan pangan. Jagung dikatakan termasuk komoditi prioritas utama selain padi dan kedelai (pajale). Dengan begitu diharapkan dapat mengurai dan menekan importasi pangan. (z/DPR)