Aliansi Keramat Tolak Harga BBM Naik dan Cabut UU Omnibus Law

20220913-demo-bbm-omnibus-law-aliansi-keramat-makassar
Aliansi Keramat Selasa, 13 September 2022, menggelar aksi unjuk rasa di jalan layang simpang Urip Sumoharjo-AP Pettarani, Makassar, menolak kenaikan harga BBM dan menuntut pencabutan UU Omnibus Law. (Foto: andik/)

maiwanews – Unjuk Rasa yang menolak naiknya harga BBM bersubsidi terus dilakukan oleh berbagai aliansi. Hari ini, Selasa  (13/09/2022) dari Aliansi Kesatuan Rakyat Menggugat (Keramat) yang tergabung dari FPBN (Ferderasi perjuangan buruh nasional), PMBI (Persatuan Massa Buruh Indonesia) dan SPN (Serikat Pekerja Nasional) melakukan unjuk rasa Penolakan Kenaikan Harga BBM dan pencabutan UU Omnibus Law di Kantor DPRD Sulsel Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar.

Aksi yang di ikuti lebih kurang 100 orang ini berorasi secara bergantian diatas mobil bak terbuka sebagai panggung. Mereka menuntut dengan beberapa tuntutan. Yaitu, pertama hentikan pembahasan RUU KUHP, kedua wujudkan revorma agraria sejati, ketiga hentikan tindakan represif Iyas aparat keamanan, keempat hentikan politik pecah belah antara anak bangsa, kelima mendesak DPRD untuk segera menertibkan perda ketenaga kerjaan.

Keenam hentikan kriminalisasi kepada aktivis, ketujuh tegakkan Ham di Negara Indonesia dan yang kedelapan agar DPRD Prov.Sulsel mengajukan APBD perubahan terkait subsidi BBM di Sulsel.

Sementara iu Abdul Hamid dari Fraksi PKB menerima tujuh orang perwakilan dari Aliansi Keramat. Adapun dari perwakilan Aliansi Keramat menyampaikan, bahwa Aliansi Keramat menagih janji terkait masalah Rapat Dengar Pendapat (RDP), karena sampai saat ini belum ada tanggapan terkait naiknya harga BBM. Karena RDP ini sangat diharapkan serikat kerja, dan Aliansi Keramat sangat mengharapkan apa-apa persiapan untuk mengawal aspirasi nantinya.

Setalah berorasi sambil membakar ban dan menutup jalan di depan kantor DPRD Prov. Sulsel massa melanjutkan aksinya ke Fly Over Jl. Urip Sumoharjo. Pukul 15.47 massa meninggalkan Fly Over menuju KIMA Daya Jl. Perintis melalui Jl. Urip Sumoharjo secara Konfoi Kendaraan Roda dua dan satu Mobil Panggung Orasi. (andik)