Antisipasi Tawuran, Polisi Gencar Razia Jak Mania

Jakarta – Pertandingan Liga Super Indonesia Antara Persija Jakarta melawan tamunya Persipura Jayapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa 16 Maret 2010, membuat Jakarta berubah warna jadi oranye.

Puluhan ribu supporter Jak Mania datang dari seluruh penjuru menuju satu titik, Gelora Bung Karno. Saat pertandingan tengah berlangsung sejak sore, ribuan Jak Mania telah tumpah di dalam stadion memberi semangat kepada tim kesayangannya, namun di saat yang sama ribuan yang lainnya justru berkeliaran di jalan-jalan.

Dikhawatirkan terjadi tawuran,  Kepolisian Daerah Metro Jaya melakukan antisipasi dengan melakukan razia di sejumlah titik Ibukota. Kendaraan yang supporter yang membawa penumpang hingga ke atap, distop lalu diturunkan, seperti yang dilakukan polisi terhadap Jak Mania yang datang dari arah Cileduk.

Bukan hanya itu, dari beberapa titik lainnya, sejumlah Supporter Persija yang dicurigai membawa barang berbahaya, digiring Polisi ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Hasilnya, Polda Metro Jaya menahan sedikitnya 35 suporter Jak Mania yang kedapatan membawa berbahaya. Dari tangan mereka, polisi menyita 27 senjata tajam, 50 gear motor yang dikaitkan dengan sabuk, delapan buah stik golf, tujuh tongkat, dan lima linting ganja.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Johanson Ronald Simamora, Selasa 16 Maret 2010, “setelah ditangkap, mereka yang kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba langsung kami serahkan ke serse,” sedangkan yang tidak kedapatan membawa benda berbahaya diperbolehkan pulang.