AS Terapkan Sanksi Terhadap 10 Entitas Angkatan Laut Rusia

vice-admiral-kulakov-kapal-anti-kapal-selam-rusia
Kapal anti kapal selam Rusia Vice Admiral Kulakov (ilustrasi).

maiwanews – Pemerintah Amerika Serikat menerapkan sanksi terhadap 10 entitas Angkatan Laut Rusia. Tindakan ini membebankan biaya besar pada pembentukan pertahanan Rusia sebagai tanggapan atas pilihan perang Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina.

Kebijakan ini diumumkan Kantor Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) di Washington DC pada Kamis (22/12/2022) waktu setempat.

Kesepuluh entitas tersebut masing-masing adalah:

  1. JOINT STOCK COMPANY BATTERY COMPANY RIGEL (RIGEL)
  2. JOINT STOCK COMPANY CONCERN CENTRAL INSTITUTE FOR SCIENTIFIC RESEARCH ELEKTROPRIBOR (ELEKTROPRIBOR)
  3. JOINT STOCK COMPANY CONCERN AVRORA SCIENTIFIC AND PRODUCTION ASSOCIATION (AVRORA)
  4. –°ONCERN MORINFORMSYSTEM AGAT JOINT STOCK COMPANY
  5. CENTRAL RESEARCH INSTITUTE OF STRUCTURAL MATERIALS PROMETEY
  6. JOINT STOCK COMPANY CENTRAL RESEARCH INSTITUTE OF MARINE ENGINEERING
  7. P.P. SHIRSHOV INSTITUTE OF OCEANOLOGY OF THE RUSSIAN ACADEMY OF SCIENCES
  8. TECHNOPOLE COMPANY
  9. JOINT STOCK COMPANY OBUKHOVSKOYE
  10. MARINE BRIDGE AND NAVIGATION SYSTEMS LTD

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Antony J Blinken, dalam pernyataannya di Washington hari Kamis mengatakan, pemerintah AS berkomitmen untuk memberikan konsekuensi berat tambahan pada Presiden Putin dan para pendukungnya atas perang Rusia melawan Ukraina.

Ditambahkan bahwa, setelah operasi Angkatan Laut (AL) Rusia terhadap pelabuhan Ukraina, termasuk pelabuhan penyedia makanan dan biji-bijian untuk kebutuhan dunia, Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap entitas AL Rusia. “Secara khusus, Departemen Luar Negeri menunjuk 10 entitas angkatan laut Rusia sesuai dengan Perintah Eksekutif 14024”, kata Menlu Blinken.

Amerika Serikat dikatakan tetap bertekad untuk menggunakan semua tindakan tepat untuk mencegah serangan Rusia di Ukraina, apakah serangan itu dari udara, darat, atau laut. Langkah-langkah pertanggungjawaban ini menggarisbawahi pesan sederhana bahwa Kremlin harus mengakhiri kampanye melawan Ukraina. (z/Deplu AS)