Awak KRI Nanggala 402 Gugur, TNI AL Kibarkan Bendera Setengah Tiang

maiwanews – TNI Angkatan Laut (AL) Senin 26 April mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung atas gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana, awak kapal selam KRI Nanggala 402. Hari berkabung itu akan berlangsung selama tujuh hari, yaitu sampai 1 Mei.

Selain itu juga diadakan shalat ghaib dan tahlil serta doa bersama oleh pemeluk agama Islam. Adapun pemeluk agama lainnya seperti Kristen dan Hindu juga mendoakan di tempat ibadah masing-masing.

Doa dan shalat ghaib diadakan oleh berbagai unsur TNI AL seperti Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir di Karangpilang Surabaya, Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir di Karangpilang Surabaya, Prajurit dan PNS Lanal Banten di Cilegon, Prajurit Kasuari Perkasa (sebutan Yonmarhanlan XIV/Sorong Pasmar 3) di Sorong.

Kapal selam KRI Nanggala 402 mulai hilang kontak saat latihan di perairan Selat Bali Rabu 21 April. Pencarian dilakukan dengan bantuan dari negara-negara sahabat.

Sabtu 24 April Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers menyampaikan bahwa fase pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 dinaikkan dari submiss (hilang) menjadi subsunk (tenggelam).

Minggu 25 April Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengumumkan bahwa 53 prajurit Hiu Kencana, awak kapal selam KRI Nanggala 402, gugur. (Dinas Penerangan TNI AL + m)