Brigjen TNI Junior, Penulis Surat Terbuka ke Kapolri Dimutasi Jadi Staf KSAD

maiwanews – Buntut surat terbuka ke Kapolri, Inspektur Kodam XIII/Merdeka Brigjen TNI Junior Tumilaar dimutasi menjadi staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Sanksi berupa pembebasan tugas dan tanggungjawab Brigjen Junior sebagai Inspektur Kodam XIII/Merdeka tertuang lewat surat yang dikeluarkan KSAD pada Jumat (8/10/2021).

Hal itu diungkapkan Komandan Pusat Polisi Militer AD Letjen TNI Chandra W. Sukotjo dalam keterangannya, Sabtu (9/10/2021).

“KSAD pada 8 Oktober 2021 telah mengeluarkan Surat Perintah Pembebasan dari Tugas dan Tanggung Jawab Jabatan Brigjen TNI JT sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka untuk kemudian ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad,” ujar Letjen Chandra.

Setelah menjalani pemeriksaan selama tiga hari, yakni pada 22, 23 dan 24 September lalu di Markas Puspom AD, Jakarta, Junior diputuskan bersalah telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM.

Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi yang terkait dengan pernyataan Brigjen Junior kata Chandra, didapatkan fakta-fakta dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Brigjen Junior.

Sebelumnya, Brigjen Junior pada pertengahan September lalu menulis surat terbuka kepada Kapolri sebagai sikap keberatannya usai bawahannya, seorang anggota Babinsa diperiksa oleh polisi ketika mendampingi warga korban kasus penyerobotan tanah di Manado, Sulawesi Utara.

Surat yang ditulis tangan yang kemudian viral itu ditembuskan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, dan Panglima Kodam Merdeka Mayjen Wanti Waranei Franky Mamahit.