Bulan ini Pemerintah Memulai Program Sertifikasi Penceramah

maiwanews – Akhir bulan ini pemerintah berencana memulai program sertifikasi penceramah. Kamaruddin Amin menjelaskan tidak diwajibkan untuk mengikuti program bernama “Penceramah Bersertifikat” tersebut. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menambahkan, program ini untuk meningkatkan kapasitas.

“Penceramah Bersertifikat” juga bertujuan meningkatkan kompetensi penceramah dalam hal pemahaman keagamaan moderat, menghargai perbedaan, dan sebagainya. Selain itu juga kompetensi terkait wawasan kebangsaan.

Pesertanya bisa berasal dari individu maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Pserta akan mengikuti lokakarya selama tiga hari dan mendapat beragam materi dari Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Tahap pertama pihak Kemenag akan meminta ormas-ormas Islam mengirim nama rekomendasi penceramah mengikuti program penceramah bersertifikat. Nantinya individu-individu boleh ikut dalam program ini. Program ini tidak hanya untuk penceramah beragama Islam, tapi juga agama lainnya.

Kemenag menargetkan 200 penceramah mengikuti program pada tahap awal, hingga ahir tahun ditargetkan 8.200 penceramah telah mengikuti program sertifikasi. Mereka diharapkan nantinya menjadi inisiator untuk toleransi beragama dan pencegahan penyebaran paham ekstrem. (VoA/fw/ft)