COVID-19: Banyak Kasus Baru, Beijing Kembali “Lockdown”

maiwanews – Beijing kembali menutup wilayah dan menghentikan seluruh kegiatan secara ketat menyusul banyaknya ditemukan kasus dan kluster baru COVID-19. Pemerintah setempat menerbitkan aturan uji medis secara ketat kepada warga ibukota China itu. Media pemerintah negeri Tirai Bambu menyebut kota itu menuju “wartime mode”.

100-an kasus baru Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dilaporkan terjadi di sekitar pasar grosir Xinfadi di distrik Fengtai, di barat daya Beijing China (Republik Rakyat Tiongkok/RRT). Pihak berwenang Beijing telah mengerahkan 100 ribu petugas pengendali wabah, dan melakukan lockdown ketat setidaknya di 28 kawasan. Seluruh sekolah, fasilitas olahraga, dan tempat hiburan ditutup.

Warga di daerah-daerah berisiko tinggi di Kota Beijing dilarang meninggalkan kota. Sementara taksi atau layanan kendaraan umum dilarang mengangkut orang dari luar kota Beijing.

Komisi Kesehatan Beijing melaporkan ada 106 kasus baru korona di kota itu, seluruh pasien kini dirawat di RS Ditan di Beijing.

Tanggapan tegas pemerintah terhadap fenomena baru itu dinilai para analis sangat penting bagi Partai Komunis China, PKC, sebagai partai berkuasa. Namun sebagian pakar menganggap langkah Pemerintah Kota Beijing kali ini terlalu keras dan warga menyerukan langkah-langkah lebih ramah dalam upaya pengendalian wabah COVID-19. (VOA/em/pp)