COVID-19: Presiden Minta Sejumlah Menteri Pantau 9 Provinsi

maiwanews – Presiden Joko Widodo meminta sejumlah menteri memantau secara langsung perkembangan penanganan COVID-19 di 8+1 provinsi.

Dengan adanya pemantauan secara langsung, diharapkan terjadi penurunan penambahan kasus harian. Selain itu ditargetkan peningkatan angka kesembuhan dan penurunan angka kematian. Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 (Corona Virus Disease 2019), Wiku Adisasmito, dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa 15 September.

Para menteri tersebut yaitu Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Panjaitan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Donardo, dan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Para menteri itu diminta memantau provinsi-provinsi DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dalam dua pekan target-terget tadi dapat tercapai, untuk itu perlu diambil beberapa langkah untuk mengawalnya.

Langkah pertama yaitu menyamakan data antara pusat dan daerah untuk mengambil keputusan cepat. Kedua melakukan operasi yustisi untuk penegakan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan. Ketiga, meningkatkan manajemen perawatan pasien COVID-19 di masing-masing provinsi tersebut. Kelima perlu sinergitas antar daerah bertetangga.

Pemerintah daerah diminta betul-betul berupaya agar potensi penularan dapat dicegah. Koordinasi pusat dan daerah sangat diperlukan secara rutin agar kondisinya dapat terkendali.

Setiap bantuan diperlukan oleh pemerintah daerah dapat disalurakn dari pemerintah pusat maupun bantuan kebijakan dan peraturan dari daerah sekitarnya, demikian dijelaskan Wiku. (Setkab/KPCPEN/EN)