Demonstran Kecam Perpanjangan Penahanan Suu Kyi

maiwanews – Pendukung Aung Sang Suu Kyi Senin 15 Februari menggelar aksi demonstrasi mengecam perpanjangan penahanan tokoh Myanmar tersebut. Seharusnya ia sudah bebas dari tahanan rumah, namun petinggi militer Myanmar memutuskan memperpanjang masa penahanan sampai Rabu 17 Februari.

Menghadapi aksi demonstrasi di depan Bank Ekonomi Myanmar di Mandalay, aparat menggunakan peluru karet untuk membubarkan massa, beberapa orang cedera. Di Yangon jumlah massa lebih sedikit.

Di Ibu Kota Myanmar, Naypyitaw, polisi menahan 20 orang pengunjuk rasa, mereka adalah mahasiswa, namun kemudian dilepaskan.

Sebelum kebijakan perpanjangan masa tahanan rumah, militer Myanmar Minggu 14 Februari malam memutus sambungan internet. Senin 15 Februari dini hari orang-orang sudah bisa terkoneksi kembali.

Para duta besar (dubes) untuk Myanmar dari Amerika, Kanada, dan 12 negara Uni Eropa menyampaikan pernyataan bersama berisi sikap mengecam interupsi komunikasi oleh pihak militer. (VOA)