Dubes Myanmar untuk PBB Imbau Tolak Kudeta Militer

maiwanews – Duta Besar Myanmar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kyaw Moe Tun mengimbau negara-negara di dunia untuk menolak kudeta militer di negaranya.

Pada sidang Majelis Umum Jumat 26 Februari ia meminta segera diambil tindakan terhadap militer Myanmar dan memberi perlindungan bagi rakyatnya.

Senin 1 Februari militer Myanmar menggulingkan kekuasaan Aung San Suu Kyi melalui sebuah kudeta. Selasa 9 Februari Jenderal Senior Min Aung Hlaing dalam sebuah pidato mengumumkan akan menggelar pemilu dan menyerahkan kekuasaan pada pemenang.

Pelaku kudeta beralasan pemilu November 2020 telah dicurangi, pada pemilu itu Liga Nasional bagi Demokrasi pimpinan Suu Kyi keluar sebagai pemenang. Merespon kudeta militer, ribuan orang turun ke jalan memprotes kudeta.

Amerika Serikat (AS) Kamis 11 Februari mengumumkan telah menjatuhkan sanksi terhadap 10 individu dan 3 organisasi terkait kudeta kepemimpinan di Myanmar. (VOA+m)