Duterte Tolak Tarik Patroli Filipina di Laut China Selatan

maiwanews – Presiden Filipina Rodrigo Duterte Rabu 28 April malam menegaskan tidak akan menarik kapal-kapal patroli negaranya di Laut China Selatan. Presiden Duterte mengatakan tidak dapat menegosiasikan kedaulatan negara atas perairan.

Ketegangan di wilayah itu meningkat setelah Beijing menolak menarik kapal dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina, sementara Manila meningkatkan patroli maritim dengan menggerakkan kapal-kapal angkatan laut dan garda pantainya.

Presiden Duterte mengakui Filipina berutang budi kepada China dlam banyak hal, namun ia juga menolak klaim China terhadap perairan itu.

Presiden Filipina juga menegaskan tidak ingin terjadi masalah dan perang, tapi menolak untuk menghentikan kegiatan patroli di wilayah sengketa Laut China Selatan. Tuntutan untuk menarik kapal patroli disebut tidak dapat dikompromikan. (VOA)