Festival Film Anak Internasional Iran Beri Penghormatan pada Ali Landi

ali-landi-remaja-iran
Ali Landi.

maiwanews – Festival Film Internasional untuk Anak-anak dan Pemuda (International Film Festival for Children and Youth/IFFCY) ke-34 di Iran dibuka dengan memperingati kisah heroik Ali Landi. Tasnim News melaporkan Sabtu 9 Oktober.

“Kami akan membuka festival tahun ini atas nama dan memori remaja heroik dan pengorbanan diri Ali Landi”, kata sekretaris IFFCY Alireza Tabesh pada pembukaan festival hari Jumat. Ia menambahkan bahwa festival juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak cacat dan anak-anak kehilangan orang tua karena pandemi virus COVID-19 (Corona Virus Disease 2019).

Alireza mengungkapkan, edisi festival tahun ini memperingati pahlawan tanpa pamrih, Ali Landi. Festival tahun ini adalah tempat karya sinematik untuk generasi terpenting abad berikutnya. Tahun ini, menurut satu tradisi, adalah festival terakhir abad kedua dan menurut tradisi lain, festival pertama abad baru.

Festival Film Internasional untuk Anak-anak dan Remaja ke-34 dibuka Jumat 8 Oktober bekerja sama dengan Organisasi Sinema Iran, Yayasan Sinema Farabi, dan Kota Isfahan. Festival ini dijadwalkan berakhir pada 13 Oktober.

Kisah Heroik Ali Landi

Ali Landi adalah seorang remaja Iran, bulan lalu ia meninggal setelah menyelamatkan 2 wanita dari sebuah rumah saat terjadi kebakaran. Anak laki-laki berusia 15 tahun itu tinggal di Kota Izeh di Provinsi Khuzestan, barat daya Iran.

Ali menerobos nyala api untuk menyelamatkan dua wanita tua, kedua wanita itu terjebak dalam api di apartemen tetangga. Dia mengalami luka bakar serius dan meninggal pada hari Jumat 24 September.

Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei menyetujui permintaan dari Foundation of Martyrs and Veterans Affairs untuk menyatakan Ali Landi sebagai martir.

Kepala Yayasan Urusan Martir dan Veteran Amir Hossein Qazizadeh Hashemi meminta agar anak remaja pemberani itu dinyatakan sebagai syahid. Permintaan itu diterima oleh Pemimpin Revolusi Islam. (z/Tasnim News Agency)