Forkopimda Jatim Lakukan Sosialisasi Jelang PPKM Darurat

maiwanews – Forkopimda Jawa Timur melakukan Sosialisasi jelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang akan diumumkan oleh Presiden Jokowi secara resmi, 2 Juli 2021 mendatang. Sosialisasi akan dilakukan oleh Gubernur Jatim yang diwakili oleh Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto.

Pangdam V/Brawijaya menjelaskan, yang mencolok pemberlakuan PPKM darurat adalah pembatasan keramaian masyarakat, jam operasional restoran yang boleh buka hanya sampai jam 17.00 WIB. Setelah itu restoran hanya menerima pembeli dengan cara take away atau dibungkus sampai jam 21.00 WIB. Pemberlakuan ini akan diterapkan disetiap wilayah termasuk di Jawa Timur. TNI, Polisi dan Pemerintah Daerah akan melaksanakan pengecekan untuk sosialisasi dan melihat terlebih dahulu, diminta masyarakat Jawa Timur jangan kaget setelah diumumkan oleh pemerintah

“PPKM akan berlaku di setiap wilayah termasuk di Jawa Timur. Kemudian kami bertiga ini melaksanakan pengecekan lebih awal untuk melihat dan sosialisasi terlebih dahulu. ,” ucap Pangdam V Brawijaya saat di Jalan Kedungdoro, Surabaya, selasa, 29 Juni 2021

Pangdam menambahkan PPKM Darurat di mulai tanggal 3-21 Juli 2021, jika setelah dua minggu bisa segera turun drastis maka langkah berikutnya dilakukan setelah tanggal 21 Juli untuk ditentukan oleh pemerintah.

Saat melakukan sosialisasi PPKM Darurat ini, Kapolda Jatim berdialog dengan pedagang kaki lima. Ia mengimbau dengan bahasa Jawa Timuran tentang penyebaran Covid-19 yang masih mengalami peningkatan.

“Sepurane yo cak tutup disek, soale kasus Covid jek dukur, (mohon maaf ya mas tutup dulu, soalnya kasus penyebaran covid-19 masih tinggi),” kata Kapolda saat memberikan sosialisasi PPKM Darurat.

Kapolda menambahkan restoran, mall dan tempat ibadah kiranya patuh akan peraturan PPKM. Tujuannya satu, kita semua bisa terhindar dari Covid. Lebih lanjut Kapolda menyampaikan hasil operasi yustisi yang telah dilakukan diseluruh Jawa Timur. Ada banyak masyarakat yang telah diterbitkan dengan dilakukan teguran, penindakan dan surat tertulis.

Sosialisasi penerapan PPKM Darurat akan terus dijalankan sebelum Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi. Tujuannya untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penerapan PPKM Darurat yang akan diberlakukan. (FL/Kominfo Pemprov Jatim)