Global Warming Akibat Serakahnya Manusia

Bengkulu, (tvOne)

Bencana pemanasan global (global warming) terjadi akibat keserakahan manusia sendiri yang banyak menyumbang zat perusak ozon (ZPO). “Para ilmuwan di dunia sangat menyadari keteledoran manusia dalam mengelola bumi sehingga memanfaatkannya melampaui batas,” kata Fahmiza, Koordinator Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pulau Baai Bengkulu di Bengkulu, Kamis (30/7).

Dikatakan, dengan melakukan penebangan pohon secara membabi buta untuk keuntungan sesaat telah membawa umat manusia ke jurang bencana terdahsyat yang disebut global warming.

Dengan pemanasan global itu nanti akan membuat gunung-gunung es di daerah kutub (utara dan selatan) akan meleleh, yang mengakibatkan beberapa pulau kecil tenggelam (terhapus). Seperti di Provinsi Bengkulu, dua pulau kecil di sekitar Pulau Enggano Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara sudah hilang tenggelam.

Seperti dilansir Antara, banyak daerah pinggiran pantai Provinsi Bengkulu yang tergerus abrasi seperti Pasar Maras di Kabupaten Seluma. Beberapa rumah sudah disapu air laut dan lokasi beberapa rumah tersebut sudah berada di tengah laut.

Alhamdulillah, Pemkab Seluma telah memindahkan sekitar 50 KK penduduk Pasar Seluma ke daerah yang lebih aman dengan mengalokasikan bantuan kepada masing-masing kepala keluarga (KK) sebuah rumah.

Menurut Fahmiza, berhadapan dengan global warming, siapa yang lemah akan tumbang. “Kita tak mungkin kuat bertahan terhadap bahaya pemanasan global. Disamping itu kita juga hanya mampu mencegah dan mengurangi penebangan pohon,” katanya.

Bencana global warming datang, kata dia, dari umat manusia itu sendiri, yang melakukan penebangan pohon dengan mengikuti nafsu serakah. “Cara meminimalisir bencana pemanasan global, dengan memulai menanam pohon dan dimulai dari diri sendiri. Satu pohon sangat berarti,” katanya.

Disamping penanaman pohon, juga pemeliharaan tanaman yang memproduksi oksigen (O2) bagi kebutuhan manusia. Di rumah sakit menurut dia, harga oksigen mahal. Sebab itu perlu memelihara tanaman yang memasok O2 tersebut.