Gubernur Jatim Lantik Bupati dan Wakil Bupati Tuban

maiwanews – Minggu (20/6) digedung negara Grahadi Surabaya, Gubernur Jatim resmi melantik Aditya Halindra Faridzki dan Riyard sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tuban. Hadir secara langsung mantan Bupati Tuban dua periode sekaligus anggota DPR RI Haeny Relawati yang merupakan ibu kandung Bupati Aditya Halindra Faridzki.

Hadir juga dalam pelantikan itu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung, Ketua Golkar Jatim sekaligus anggota DPR RI, Sarmuji serta sejumlah legislator pusat lainnya.

“Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Tuban. Semoga selalu amanah dalam menjalankan tugas,” ujarnya

“Pelantikan ini adalah yang terakhir dari 19 Pilkada serentak tahun 2020, tapi yang hadir bintang-bintang semua. Semoga mencerahkan dan memberi semangat Pak Bupati dan wakilnya menjalankan tugas ke depan,” tutur Khofifah.

“Apalagi Pak Bupati sudah tidak kebingungan mentor, karena sudah ada sang ibunda yang sangat berpengalaman di dunia pemerintahan,” ucapnya

Gubernur Jatim dalam pelantikan meminta bupati dan wakil bupati untuk berusaha semaksimal mungkin menangani serta mengendalikan COVID-19. Khofifah Indar Parawansa berpesan agar gas dan rem selalu seimbang, yaitu sedapat mungkin ekonomi digas dan penyebaran COVID-19 direm

Selain itu, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga berpesan agar gas dan rem selalu seimbang, yaitu sedapat mungkin ekonomi digas dan penyebaran COVID-19 direm. Sementara itu, turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung, Ketua Golkar Jatim sekaligus anggota DPR RI, Sarmuji serta sejumlah legislator pusat lainnya.

“Bapak Presiden Jokowi selalu berpesan, percepat vaksinasi dan perketat PPKM. Keduanya adalah ujung tombak berseiring dengan program ‘5-M’ dan ‘3-T’,” tutur dia.

Wakil Bupati Tuban Riyadi pada proses penandatanganan berita acara pelantikan hingga penyerahan petikan surat keputusan, melakukannya secara virtual, karena hasil tes usap PCR dengan status orang tanpa gejala terkonfirmasi positif COVID-19.

“Proses yang dilakukan berseiring dengan pandemi COVID-19, meski Pak Wakil Bupati sudah terkonfirmasi negatif, tapi karena sempat positif maka untuk kebaikan bersama maka dilakukan virtual,”pungkasnya. (FL/Kominfo Pemprov Jatim)