Harga Gas Alam Eropa Turun Menyusul Kesiapan Rusia Tingkatkan Pasokan

20150922-pipa-gas-alam
Pipa gas alam (ilsutrasi).

maiwanews – Harga gas alam di Eropa turun hampir 22 persen, di bawah seribu dolar AS per 1000 meter kubik, Sebelumnya harga gas berjangka mencapai hanpir 2000 USD. Kamis 7 Oktober RT melaporkan penurunan harga gas menyusul pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa negara itu akan meningkatkan pasokan ke Eropa.

Data perdagangan dari Intercontinental Exchange (ICE) menyebutkan harga gas berjangka bulan November pada indeks TTF Belanda mulai diperdagangkan hampir $1.260 per seribu meter kubik pada hari Kamis 30 7 Oktober. Harga naik ke $1.370 pada pukul 6:13 GMT. Pada pukul 8 pagi GMT harga turun menjadi $973 per seribu meter kubik, atau sekitar 22 persen lebih rendah dari harga penutupan sehari sebelumnya.

Pada hari Rabu, harga gas di Eropa secara singkat mencapai rekor tertinggi dalam sejarah yaitu $1.937 per seribu meter kubik, hampir tiga kali lipat biayanya pada bulan September. Gas berjangka mulai menurun Rabu malam ketika Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negara itu akan meningkatkan pasokan ke Eropa.

Kesiapan Rusia meningkatkan pasokan gas ke Uni Eropa sekaligus membantah klaim kritikus bahwa Rusia sengaja menahan pasokan dan tidak ingin membantu Eropa. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan tudingan itu hanya dapat dilakukan oleh amatir. Moskow dikatakan sama sekali tidak bersalah atas situasi di pasar gas di Eropa.

Menurut Peskov, perkembangan di Eropa saat ini disebabkan oleh pemulihan ekonomi pascapandemi, lonjakan konsumsi energi, dan tidak terisinya fasilitas penyimpanan gas. (z/RT)