Ibadah Haji Tahun ini Hanya untuk Warga Arab Saudi

maiwanews – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi Sabtu 12 Juni mengumumkan bahwa telah diputuskan untuk membatasi ketersediaan pendaftaran untuk menunaikan ibadah haji tahun 1442 H (2021 M) hanya untuk warga dan penduduk di dalam Kerajaan Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi juga membatasi jumlah total jemaah maksimal 60 ribu jemaah haji. Kebijakan itu diambil mengingat berlanjutnya pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dengan munculnya varian baru.

Kementerian menegaskan syarat lain untuk menunaikan ibadah haji tahun ini adalah berusia antara 18 hingga 65 tahun dan telah menjalani vaksinasi sesuai prosedur dan petunjuk pihak kerajaan serta terbebas dari penyakit kronis.

Atas kebijakan itu Dewan Cendekiawan Senior telah menyuarakan dukungan dengan menyebutnya sebagai langkah itu untuk menyelamatkan nyawa.

Dalam sebuah pernyataan hari Sabtu 12 Juni, dewan mencatat bahwa keputusan untuk membatasi haji untuk tahun ini (1442 H/2021 M) adalah bagian dari langkah-langkah menekan penyebaran virus korona dan bertujuan untuk memastikan bahwa haji dilakukan dengan cara aman.

Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) Dr Nayef Falah Mubarak Al-Hajraf Sabtu 12 Juni menyatakan bahwa ia menghargai keputusan kerajaan dalam hal pembatasan haji. Dia juga memuji Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan HRH Putra Mahkota untuk melayani jamaah haji, khususnya, dan semua pengunjung Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada umumnya. (z/SPA)