Iran Desak Pencairan Aset di Korea Selatan

maiwanews – Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf meminta Korea Selatan untuk memberikan solusi segera dan praktis untuk mencairkan sumber mata uang Iran. Aset Iran dibekukan dan sumber daya diblokir di negara Asia Timur itu.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-Kyun di Teheran pada hari Senin 12 April, Qalibaf mengatakan citra Korea Selatan di antara orang-orang dan pedagang Iran telah ternoda sejak 2018 menyusul perilaku Seoul dalam mengikuti sanksi AS.

Qalibaf juga menyatakan kesiapan Iran untuk mempromosikan kerja sama parlemen dengan Korea Selatan, dengan mengatakan hal itu akan meningkatkan hubungan bilateral di bidang lain.

Perdana Menteri (PM) Korea Selatan mengatakan Seoul sedang mencoba untuk memperbaiki masalah dalam hubungan dengan Teheran. PM Chung juga mencatat bahwa dia didampingi oleh sejumlah otoritas politik dan ekonomi Korea dalam kunjungannya ke Iran untuk mempertimbangkan rencana penyelesaian masalah.

PM Chung Sye-Kyun tiba di Teheran Minggu 11 April malam, ia menjadi perdana menteri Korea Selatan pertama mengunjungi Iran dalam lebih dari empat dekade. (Tasnim)