Iran Puji China sebagai Teman di Masa-masa Sulit

maiwanews – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif memuji China karena mendukung Iran dalam kesulitan akibat sanksi asing. Dalam pertemuan dengan mitranya dari China Wang Yi di Teheran Sabtu 27 Maret, Zarif menyebut China sebagai teman masa sulit.

Diplomat tertinggi Iran itu juga menunjuk pada peringatan 50 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Teheran dan Beijing, menambahkan, “Sejarah hubungan antara dua peradaban besar Iran dan China sudah ada sejak berabad-abad lalu”.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Zarif juga mencatat bahwa penandatanganan peta jalan kerja sama komprehensif Iran-China akan semakin memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Ia Menekankan perlunya Amerika Serikat (AS) untuk menerapkan komitmen JCPOA-nya, Zarif mengatakan pencabutan sanksi anti Iran dapat membuka jalan bagi implementasi penuh kesepakatan nuklir 2015.

Menlu Wang Yi mengatakan hubungan antara China dan Iran telah tumbuh ke tingkat kemitraan strategis, karena China berupaya untuk mempromosikan hubungannya dengan Iran di semua bidang.

“Penandatanganan peta jalan kerja sama strategis Iran-China menunjukkan tekad Beijing untuk mengatur hubungannya (dengan Iran) pada tingkat setinggi mungkin”, ungkap Menlu Wang Yi, menurut situs Kementerian Luar Negeri Iran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua diplomat membahas berbagai isu penting dalam hubungan bilateral maupun regional dan internasional. (Tasnim)