Jalan Metro Tanjung Bunga akan jadi Landmark Makassar

maiwanews – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Minggu 13 September melakukan pematokan lahan pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga di Kota Makassar. Pada kesempatan itu ia menyampaikan bahwa wilayah tersebutakan menjadi landmark baru di Kota Makassar.

Selain melakukan pematokan lahan, NA (sapaan akrab Nurdin Abdullah) juga melakukan penyerahan sertifikat hibah lahan. Menurutnya, Keberadaan landmark baru itu akan mendorong masuknya investasi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia menambahkan pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga akan dilakukan hingga Desember tahun ini, dan pelebaran jalan tersebut merupakan tahap segmen pertama.

Proyek pelebaran jalan dikerjakan hingga 6 Km dan lebar 50 meter. Adapun fasilitasnya, Pedestrian dan jalur sepeda selebar 6,6 m, jalur hijau 2 m, jalur lambat 4,8 m, jalur hijau 1 m, jalan utama 9,6 m, dan jalur hijau 2 m.

Hibah lahan dari para pengusaha dikatakan sangat membantu proses pengerjaan, selain itu tidak menganggu anggaran pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu Gubernur Nurdin menyampaikan terima kasih pada James TJahaja Riady (Lippo Group), Prof. Chairul Tanjung (CT Corp), Haji Fatimah (PT. Kalla Group), dan HM Akas Mahmud (PT. Bosowa). Para pengusaha itu bersedia memberikan hibah lahan untuk pelebaran jalan. GMTD kata Gubernur Nurdin menyerahkan sekitar 3 hektar lahan, Bosowa sekitar 1 hektar serta lainnya.

Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin Menyampaikan apresiasi atas kerelaan para pengusaha menghibahkan lahannya untuk pemerintah untuk pengembangan Jalan Metro Tanjung Bunga. Ia juga mengapresiasi gubernur selaku inisiator dan atas ide-ide dalam menata Kota MAkassar.

HM Aksa Mahmud, salah seorang pengusaha pemberi hibah, mengajak masyarakat berpartisipasi dalam memajukan Kota Makassar. Rela menyumbang kepada pemerintah untuk kepentingan umum. (Pemprov Sulsel)