Joe Biden Serukan Kongres Loloskan Aturan Kepemilikan Senjata Api

maiwanews – Presiden Amerika Serikat Joe Biden Selasa 23 Maret menyerukan agar Kongres meloloskan aturan kepemilikan senjata api. Dorongan agar kepemilikan senjata api diperketat mengemuka setelah kejadian dua penembakan massal di Georgia dan Colorado.

Penembakan massal terjadi di sebuah supermarket di Boulder, Colorado, Senin 22 Maret, menewaskan 10 orang. Beberapa hari sebelumnya terjadi penembakan di tiga spa di Atlanta, Georgia.

Presiden Biden menilai aturan kepemilikan senjata api (senpi) di Amerika Serikat (AS) lebih longgar dibanding aturan di negara-negara maju lainnya. “Kita dapat melarang senjata serbu dan magasin berkapasitas tinggi di negara ini”, ungkapnya.

Desakan juga dilakukan Presiden Biden terhadap Senat untuk mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) terkait perluasan pemeriksaan latar belakang pemilik senjata api.

Tahun 1993 Kongres AS meloloskan aturan larangan kepemilikan senjata serbu, namun telah habis masanya pada 2004 dan belum diperbarui. Kebijakan pengetatan kepemilikan senjata api ditentang oleh faksi Republik.

Hak kepemilikan senjata api dilindungi Amandemen Kedua Konstitusi Amerika. Sulit meloloskan undang-undang untuk memperketat kepemilikan senjata api karena tekanan kuat dari kelompok lobbi senjata api. (VOA)