Kandidat Vaksin COVID-19 Asal China Disuntikkan ke 121 Relawan

maiwanews – 121 orang relawan telah mendapat suntikan kandiddat vaksin COVID-19, demikian dilaporkan tip dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad). Dari 121 relawan itu, 100 orang diantaranya disuntik pada hari Jumat 14 Agustus, 21 relawan pada Selasa 11 Agustus.

Penyuntikan tersebut merupakan bagian dari uji klinis tahap 3 vaksin Corona Virus Disesase 2019 (COVID-19) asal China. Uji klinis tahap 3 ini dilakukan di enam lokasi, masing-masing adalah: Rumah Sakit (RS) Pendidikan Unpad, Balai Kesehatan Unpad Dipatiukur, dan 4 Puskesmas di Kota Bandung.

Salah satu seorang relawan (disuntik di Puskesmas Dago) Gunita Sri, mengatakan dia mendaftar setelah mendapat informasi dari tantenya soal uji klinis tahap 3. Ia mengaku tergerak untuk menjadi relawan atas keinginan sendiri tanpa tekanan dari pihak lain.

Tahap 3 uji klinis vaksin merupakan tahap terakhir sebelum diproduksi massal dan digunakan secara darurat. Uji klinis tahap 3 akan berlangsung selama 6 bulan. Dalam kurun waktu itu akan dilihat apakah para relawan mengembangkan imunitas terhadap COVID-19. Jika uji kandidat vaksin berhasil, vaksin tersebut akan diproduksi massal oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen vaksin, PT. Bio Farma.

Beberapa kalangan mengkritisi mengapa Indonesia melakukan uji klinis tahap 3 terhadap vaksin produk perusahaan asal Tiongkok, Sinovac.

Indonesia sedang mengembangkan vaksin corona dengan nama “Merah Putih”. Pengembangan vaksin ini dilakukan melalui kerjasama Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan beberapa institusi. Pengembangannya vaksin COVID-19 Indonesia baru akan selesai pada pertengahan 2021. (VoA/rt/ft)