Kementerian PUPR Bangun Tanggul Sementara di Masamba

maiwanews – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun tanggul sementara di Sungai Masamba. Pembangunan sudah mencapai 2.577 meter. Selain itu juga dibuat geotextile/tanggul pada kanan aliran sungai dengan struktur permanen. Tanggul ini sudah terpasang sepanjang 328 m (layer 1), 208 m (layer 2), dan 60 m(layer 3).

Pembangunan tanggul ini merupakan upaya penanganan darurat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan. Senin 13 Juli lalu terjadi bencana banjir bandang akibat luapan sungai Masamba, Sungai Radda (anak Sungai Masamba), dan Sungai Rongkong.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sebuah pernyataan Kamis 13 Agustus mengatakan telah menginstruksikan agar lumpur pasir dari permukiman dikumpulkan untuk dimanfaatkan menjadi tanggul sementara. Tanggul ini dibangun di bantaran tiga sungai (Rongkong, Radda, dan Masamba). Dengan tanggul sementara ini diharapkan agar tidak terjadi luapan material dari sungai-sungai tersebut saat terjadi hujan di hulu.

Selama masa tanggap darurat Kementerian PUPR masih mengoperasikan 30 unit excavator, 4 unit Dozer, 29 unit Dump Truck, dan 22 unit pompa air alkon ke enam kecamatan terdampak yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Malangke Barat, dan Malangke serta di Desa Radda. Adapun untuk penggalian sedimen di Sungai Masamba, dioperasikan 6 unit excavator, 1 unit bulldozer, dan 5 unit dump truck. (KemenPUPR)