Ketua KPU Hasyim Asy’ari Tersandung Dugaan Pelecehan Seksual

maiwanews – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari tersandung dugaan kasus pelecehan seksual terhadap Hasnaeni Moein alias Wanita Emas. Hasyim dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Farhat Abbas selaku pengacara Wanita Emas telah melaporkan dugaan pelecehan seksual dengan melampirkan sejumlah bukti pelanggaran etik dan dugaan tindak kesusilaan Hasyim Asy’ari terhadap kliennya.

Menurut Farhat, dalam laporan yang sudah diterima DKPP dengan nomor 01-22/SET-02/XII/2022 pada Kamis (22/12) tersebut, disertakan juga bukti-bukti berupa testimoni, video, komunikasi WA, tiket hingga foto-foto.

“Bukti yang dibawa adalah pengakuan testimoni, kemudian dalam bentuk rekaman video, kemudian bukti-bukti komunikasi WA, dan foto-foto pembelian sebuah tiket Jogja, kemudian foto-foto kebersamaan dan sebagainya,” kata Farhat Abbas, di Kantor DKPP Jakarta, Kamis (22/12).

Pengaduan ke DKPP tersebut ujar Farhat, ditempuh setelah pihak Hasnaeni sebelumnya melayangkan somasi terhadap Hasyim pada 16 November 2022 yang berisi desakan kepada Hasyim untuk segera mengklarifikasi dugaan pelecehan seksual itu.

Farhat mengaku akhirnya memutuskan membuat laporan tentang dugaan perbuatan asusila dan etik itu ke DKPP karena lembaga tersebut merupakan badan yang punya tugas untuk menyidangkan pelanggaran bagi penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu.

Farhat juga menjelaskan, dugaan pelecehan seksual terjadi pada 13 Agustus 2022, 14 Agustus 2022, 15 Agustus 2022, 17 Agustus 2022, 18 Agustus 2022, 21 Agustus 2022, 22 Agustus 2022, 23 Agustus 2022, 25 Agustus 2022, 27 Agustus 2022, serta 2 September 2022 di lima tempat berbeda.

BERITA LAINNYA

.