Kini Rp 15.600 Per Dolar AS, DPR Minta BI Kerja Maksimal Stabilkan Rupiah

maiwanews – Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad meminta Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo untuk segera kembali ke Indonesia dan memimpin langsung operasi moneter dalam rangka menstabilkan nilai tukar rupiah.

Hal itu disampaikan Kamrussamad agar segera bertindak guna menstabilkan nilai tukar rupiah yang beberapa hari belakangan ini terjadi pelemahan nilai Rupiah terhadap dolar AS. Pada Senin 17 Oktober 2022, tercatat nilai rupiah sudah mencapai Rp 15.640 per dolar AS.

Oleh karena itu kata politisi dari Partai Gerindra ini, pemerintah diminta untuk mewaspadai melemahnya rupiah dalam beberapa pekan ke depan.

“Otoritas moneter harus berada di tanah air untuk memimpin langsung operasi moneter guna stabilkan nilai tukar rupiah. Karena kami dengar Gubernur Bank Indonesia sudah dua minggu meninggalkan tanah air,” kata Kamrussamad, Selasa (18/10/2022).

Menurutnya, pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi menimbulkan biaya produksi sejumlah industri meningkat khususnya produk dengan bahan baku berasal komponen impor.

Selain otoritas moneter ujar dia, pemerintah, termasuk Kementerian Keuangan sebagai otoritas fiskal, juga diminta untuk memperhatikan dampak buruk yang bakal terjadi di Indonesia.