Komunikolog Sebut PT 0 Persen Sebagai tindakan Ego Politik

emrus-sihombing-20210422
Emrus Sihombing.

maiwanews – Komunikolog Indonesia Dr Emrus Sihombing menyebut PT (presidential threshold) 0 persen sebagai tindakan ego politik. Publik tidak boleh terbius oleh wacana itu. Usulan PT 0% tidak lepas dari keuatan dan kepentingan politik nyata dari partai dan politisi pengusul.

Dalam keterangan tertulisnya Kamis 30 Desember, Emrus menjelaskan, sangat mudah mengetahui motif politik pengusul PT 0 persen. Fakta komunikasi politik menunjukkan, wacana itu sering disuarakan oleh partai papan menengah dan bawah dalam hal perolehan kursi di DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) pada pileg (pemilihan anggota legislatif) 2019.

Usulan PT 0 persen juga biasa diajukan partai tidak masuk parlemen pada pileg 2019 dan partai baru. Mereka cenderung menginginkan PT 0 persen agar dapat mengusung paslon (pasangan calon) pada pilpres (pemilihan presiden) 2024 mendatang. Jadi wacana PT 0 persen sangat kental dengan politik pragmatis.

Argumen pengusung wacana PT 0 persen bahwa hal itu agar banyak pilihan paslon bagi rakyat dinilai sebagai pepesan kosong. Emrus justru mempertanyakan, jika memang agar banyak pilihan bagi rakyat, kenapa tidak menawarkan alternatif seperti: buka jalur independen sebagaimana pada pilkada (pemilihan kepala daerah). Atau setiap WNI (Warga Negara Indonesia) secara individu berhak menjadi calon pada Pilpres 2024.

Menurut Emrus, salah satu daru kedua alternatif itu tidak diusulkan karena tidak sesuai dengan kepentingan partai mereka. Padahal, kedua alternatif itu sanagt bisa diterima dengan disertai argumentasi solutif atas berbagai permasalahan terkait kedua alternatif tersebut. (Emrus/z)