KPAI-KPI Bahas Sinetron Tak Ramah Anak

maiwanews – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menggelar pertemuan Rabu 2 Juni dengan agenda pembahasan sinetron tak ramah anak. Pertemuan dilakukan menyusul banyaknya kritikan dari masyarakat terhadap tayangan televisi tersebut.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan akan membahas langkah untuk menghentikan tayangan televisi tidak ramah anak. Selain itu akan ada teguran terhadap stasiun televisi dan rumah produksi.

Sebuah sinetron dituding tak ramah anak, dalam serial sinetron itu berkisah antara lain tentang perselingkuhan dan poligami. Salah satu seri sinetron itu menceritakan seorang laki-laki memiliki tiga istri dimana salah satu pemerannya adalah perempuan berusia 15 tahun.

Ketua KPI Pusat Nuning Rodiah mengatakan lembaga penyiaran wajib memperhatikan dan melindungi kepentingan anak-anak dan atau remaja. Hal ini tertuang dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) Pasal 1, Ayat 1.

Ia meminta stasiun televisi dan rumah produksi untuk mengevaluasi muatan cerita dan pemeran dalam tayangannya, termasuk hal-hal berisi stimulus terhadap pernikahan usia dini.

Belum ada tanggapan dari pihak stasiun televisi dan rumah produksi mengenai kritikan tayangan tidak ramah anak ini. (VOA)