Krisis Ekonomi, Jokowi: Saat Ini 16 Jadi Pasien IMF, 28 Lainnya Antri

20220829-joko-widodo-jokowi-peluncuran-kkp-qris-prod29agu2022
Presiden Joko Widodo (kedua dari kiri) pada peluncuran KKP (Kartu Kredit Pemerintah) dan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Antarnegara Senin, 29 Agustus 2022, di Gedung Thamrin, Bank Indonesia, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

maiwanews – Akibat alami krisis ekonomi, saat ini sudah 16 negara di dunia yang sudah menjadi ‘pasien’ Dana Moneter Internasional (IMF) dan 29 lainnya tengah mengantri.

Demikian diungkapkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara pembukaan Trade Expo Indonesia ke-37 di Jakarta, Rabu (19/10).

“Ada 16 negara sudah menjadi pasiennya IMF. 28 negara ngantre di depan pintu IMF,” kata Jokowi. Informasi tersebut kata Jokowi, ia dapat langsung dari Managing Director IMF Kristalina Georgieva.

Mendengar kabar tersebut, Jokowi ingin Indonesia bersyukur karena tak termasuk dalam daftar pasien IMF. Pasalnya kata dia, pertumbuhan Produk Domestik Bruto Indonesia pada kuartal II 2022 masih menyentuh 5,44 persen (year on year/yoy) di tengah resesi.

Dan Jokowi masih meyakini bahwa di kuartal ketiga ini Indonesia juga masih tumbuh di atas 5 persen atau di atas 5,4 persen.

Apalagi sebut Jokowi, laju inflasi Indonesia yang masih terkontrol. Pada kuartal II ucapnya, inflasi tercatat 4,9 persen dan Agustus 2022 hanya 4,6 persen.