Krisis Ukraina, Australia Pindahkan Operasi Kedubes

20220213-peta-ukraina-dsk
Peta Ukraina dan negara-negara sekitarnya.

maiwanews – Makin memanasnya situasi di dekat perbatasan Ukraina dengan Rusia, memaksa negara-negara mengambil kebijakan strategis, salah satunya dari Australia. Dalam pernyataan resmi pihak Kementerian Luar Negeri Australia hari Minggu (12/02/2022), disebutkan bahwa pemerintah negara itu mengarahkan perpindahan operasi Kedutaan Besar.

Segala aktivitas di Kedubes (Kedutaan Besar) di Kiev, dipindahkan ke Kota Lviv, dekat dengan perbatasan Polandia. Secara geografis, Lviv relatif lebih aman dibanding Kiev jika terjadi kontak senjata di perbatasan Ukraina dengan Rusia antara negara-negara berselisih.

Menurut Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) Australia, kebijakan itu diambil mengingat memburuknya situasi keamanan di Ukraina, terutama di wilayah perbatasan dengan Rusia. Peningkatan tensi disebabkan penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina. Amerika Serikat dan neara-negara sekutunya menuding aktivitas militer Rusia itu merupakan langkah awal untuk menginvasi Ukraina.

“Kami terus menyarankan warga Australia untuk segera meninggalkan Ukraina dengan cara komersial. Kondisi keamanan dapat berubah dalam waktu singkat.” Demikian salah satu bunyi pernyataan Kemenlu Australia. Sementara aktivitas kedutaan di Kev ditangguhkan sementara.

Untuk kepentingan warganya, pemerintah Australia mengumumkan nomor telepon pusat darurat konsuler 24 jam. Warga Australia dapat menghubungi 1300 555 135 atau +61 2 6261 3305 di luar Australia untuk bantuan konsuler.

“Aksi militer Rusia di Ukraina akan sangat membatasi kemampuan kami untuk memberikan bantuan konsuler kepada warga Australia.” Demikian pernyataan Kemenlu Australia.

Di akhir pernyataan, disebutkan bahwa Australia mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina. “Kami tetap berhubungan dekat dengan Five Eyes (FVEY -red) kami dan mitra serupa lainnya di lapangan.”

FVEY merupakan aliansi intelijensi anglofon beranggotakan Australia, Kanada, Selandia Baru, Britania Raya, dan Amerika Serikat. Aliansi ini dibentuk pasca perang dunia kedua. (z)