Larangan Mudik ASN, Pemprov Jatim Terjunkan Tim Pemantau

maiwanews – Gubernur Jawa Timur (Jatim) mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang melarang mudik dan berpergian keluar kota untuk ASN (Aparatur Sipil Negara) selama masa liburan lebaran Idul Fitri yang wajib dipatuhi.

SE No. 800/2230/204.3/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerah, Mudik dan Cuti bagi ASN Pemprov Jatim selama masa pandemi Covid-19, dan selanjutnya dijelaskan secara spesifik dalam SE Sekdaprov Jatim No. 800/2625/204.3/2021.

Untuk memastikan ASN tidak berpergian ke luar daerah selama liburan Idul Fitri 2021 maka Pemprov Jatim membentuk tim pemantau larangan mudik. Tim ini telah disahkan melalui SK Plh. Sekdaprov Jatim No. 800/2327/204.3/2021.

Di Gedung Negara Grahadi, Selasa (5/5) Khofifah menjelaskan “Secara umum masyarakat telah dilarang untuk melakukan mudik lebaran. Dan bagi ASN ini larangan merupakan penegasan karena ada sanksi yang menyertainya jika dilanggar. Mohon kita bisa sama-sama legowo mematuhi larangan mudik ini,”

Khofifah menambahkan Tim akan efektif mulai tanggal 6 – 17 Mei yang akan bergabung di chek point penyekatan mudik. Jika ASN tetap nekat maka ancamannya ialah sanksi disiplin tingkat sedang hingga berat. (FL/Humas Pemprov Jatim)