Lawan Misinformasi Migrasi, IOM Gelar Akademi Media

maiwanews – Organisasi imigrasi dunia menggelar akademi untuk media sebagai tanggapan atas semakin meningkatnya misinformasi dan xenofobia anti-migran. Media dinilai memiliki peran penting dalam membentuk narasi publik tentang migrassi dan dapat mempengaruhi kebijakan maupun pandangan migran.

IOM (International Organization for Migration/Organisasi Internasional untuk Migrasi) dari Kota Galway, Inrlandia, Senin (20/06/2022) waktu setempat menggelar sekolah musim panas pertamanya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program GMMA (Global Migration Media Academy/Akademi Media Migrasi Global).

GMMA, diluncurkan sejak Desember 2020, pada sekolah musim panas ini terselenggara berkat kerja sama IOM dengan National University of Ireland, Galway. Sekolah musim panas akan berlangsung dari 20 Juni hingga 25 Juni.

“Akademi membekali para jurnalis dengan alat dan pengetahuan sebagaimana mereka butuhkan untuk melaporkan migrasi dengan cara adil, seimbang, dan terinformasi”, Direktur Jenderal IOM Antonio Vitorino, dikutip laman resmi IOM.

Sekolah musim panas ini diikuti lima puluh tiga peserta dari enam negara, masing-masing adalah Meksiko, Maroko, Nigeria dan Serbia, Irlandia, dan Filipina. di sekolah ini mereka akan mengasah keterampilan penelitian dan pelaporan mereka dan belajar tentang dinamika migrasi berbeda melalui seminar dan sesi praktis.

Sekolah musim panas selama sepekan mencakup serangkaian kuliah dan diskusi meja bundar dengan pakar media dari BBC, negosiator Pemerintah Irlandia untuk Perjanjian Jumat Agung, pemenang Hadiah Pulitzer, Google News Lab, badan-badan PBB, Irish Times, dan Cadena Ser. Para peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi studi layanan Penyiaran Nasional Irlandia (RTE). (z)