Lebanon Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Amfetamin

20190610-ilustrasi-amfetamin
Ilustrasi amfetamin. Senin 10 Juni 2019.

maiwanews – Petugas berwenang Lebanon berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba (narkotika dan obat-obatan) jenis amfetamin. Media negara itu melaporkan, petugas pada hari Rabu 29 Desember mencegat sekitar 9 juta pil. Menurut laporan itu, penyelundupan dilakukan melalui pengiriman lemon.

Narkoba itu rencananya didistribusikan ke negara-negara Teluk untuk tujuan rekreasi captagon. captagon merupakan campuran amfetamin, dikabarkan narkoba jenis ini cukup populer di kalangan pemuda di Timur Tengah.

Dalam pernyataannya di Beirut saat memeriksa pengiriman, Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Lebanon Bassam Mawlawi mengatakan pihaknya ingin mengirim pesan ke dunia Arab terkait keseriusan dan pekerjaan pemerintah Lebanon dalam upaya menggagalkan kejahatan penyebab kerugian di Arab.

Hubungan Lebanon dengan Arab Saudi, Kuwait, dan Bahrain terganggu dengan pengusiran diplomat Lebanon oleh ketiga negara tersebut pada Oktoer lalu. Pengusiran dibarengi dengan pemanggilan pulang utusan mereka. Penarikan utusan juga dilakukan Uni Emirat Arab.

Kebijakan ketiga negara itu menyusul munculnya pernyataan kritis menteri tentang perang di Yaman. Menteri itu dinilai bersekutu dengan Hezbollah. Selain pengusiran diplomat, Arab Saudi telah melarang semua impor dari Lebanon.

Lebanon diminta oleh para pemimpin Dewan Kerja Sama Teluk untuk memperketat kontrol di perbatasan. Permintaan itu disampaikan pada pertemuan bulan lalu. Lebanon juga diminta mencegah penyelundupan ke Arab Saudi dan negara Teluk lainnya. (VOA/z)