Luruskan soal Dana Reses, Krisdayanti : Untuk Kegiatan Serap Aspirasi Rakyat

maiwanews – Mendapat berbagai sorotan dari sejumlah pihak soal penghasilan anggota DPR yang sebelumnya diberitakan, Krisdayanti merasa perlu mengklarifikasi berita tersebut khususnya terkait dana reses.

Melalui keterangan tertulis Krisdayanti menjelaskan, dana reses yang diterima anggota DPR RI bukan pendapatan pribadi melainkan dana yang akan digunakan untuk kegiatan menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan atau dapil masing-masing anggota.

“(Dana reses digunakan anggota DPR untuk kegiatan) menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan masing-masing,” ujar Krisdayanti, Rabu (15/9/2021).

Aspirasi ataupun usulan dari rakyat tersebut selanjutnya disalurkan masing-masing anggota DPR dalam bentuk kerja-kerja legislasi, pengawasan dan anggaran, sebagaimana fungsi DPR RI yang diamanatkan konstitusi.

Kata anggota DPR dari PDIP itu lagi, kegiatan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan yang telah dianggarkan oleh negara tersebut, juga berlaku untuk anggota DPRD Provinsi, maupun DPRD Kota/Kabupaten sesuai dengan ketetentuan UU MD3.

Sebelumnya, mantan personil 3 Diva itu membuka ke publik bahwa dirinya sebagai anggota DPR menerima gaji pokok sebesar Rp 16 juta setiap tanggal 1, lalu menerima lagi tunjangan sebesar Rp 59 juta setiap tanggal 5, kemudian menerima lagi dana aspirasi sebesar Rp 450 juta 5 kali setahun, serta dana reses sebesar Rp 140 juta sebanyak 8 kali dalam setahun.