Mahasiswa Pertanian Unismuh Makassar Praktek di Tirta Tani Farm

20220604-mahasiswa-dan-dosen-pertanian-unismuh-4jun2022
Mahasiswa Fakultas Pertanian Unismuh Makassar Jurusan Agribisnis bersama dosen pembimbing, Sahlan SP (ketiga dari kiri), M.Si., di Tirta Tani Farm Sabtu 4 Juni 2022.

maiwanews – Tita Tani Farm merupakan salah satu lokasi pembudidayaan tanaman hidroponic yang berlokasi di jl. Baso Daeng Ngawing, Pakanglabbu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

Saat ini, tanaman yang dibudidayakan di Tirta Tani Farm antara lain pakcoy, selada, daun bawang kecil, serta kale dengan sistem hidroponic.

Sistem pertanian dengan metode hidroponik adalah sistem budidaya menanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan menggunakan media air dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, sehingga produktivitas tanaman yang ditanam menjadi lebih baik dari tanaman yang ditanam menggunakan media tanah pada umumnya.

Alhasil, kini Tirta Tani Farm sudah melebarkan pasarnya di area industri perhotelan, resto, dan supermarket dengan sistem pemasaran yang baik. Selain itu sekarang Tirta Tani Farm juga telah menjadi salah satu tempat edukasi bagi mahasiswa dan pelajar yang bergelut di bidang pertanian.

Seperti halnya mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Jurusan Agribisnis Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah memilih tirta tani sebagai tempat untuk praktek lapangan yang berlangsung Sabtu 4 juni 2022.

Diketahui, sekitaran kurang lebih 97 mahasiswa yang ikut dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari 4 kelas dari Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian.

Mita Asri, salah satu mahasiswi yang ikut dalam rombongan tersebut mengatakan, tujuan kegitan praktek lapangan tersebut adalah untuk mengetahui sistem pemasaran yang diterapkan oleh Tirta Tani Farm, target pasar, dan juga prosesnya.

Salah seorang dosen pembimbing, Sahlan, SP, M.Si. menjelaskan, pihaknya memilih Tirta Tani Farm sebagai lokasi praktek lapangan karena semua yang dibutuhkan mahasiswa untuk observasi atau praktek tersedia di lokasi tersebut.

Menurut Sahlan, mahasiswa diharapkan dapat mengambil pelajaran atau ilmu terkait desain pemasaran di lokasi praktek lalu kemudian nantinya di kampus, mahasiswa melakukan pengembangan keilmuan dengan mendesain sebuah sistem pemasaran yang cocok.

“Mahasiswa diharapkan dapat mengambil satu desain pemasaran di lokasi praktek lalu kemudian nantinya di kampus mendesain sebuah sistem pemasaran yang cocok dimanasaja dengan tetap memperhatikan Analisisworknya dan informasi pemasaran dari pengelola tirta tani farm” kata Sahlan kepada maiwanews di Makassar, Sabtu (4/6/2022). (andik)