Mahfud MD : Gugatan AD/ART PD oleh Kubu Moeldoko Tak Ada Gunanya

maiwanews – Gugatan anggaran dasar dan anggaran rumah tanga AD/ART Partai Demokrat (PD) oleh Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara kubu Moeldoko tidak ada gunanya.

Pendapat itu diutarakan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjawab pertanyaan dalam diskusi virtual melalui live Twitter bersama Didik Junaidi Rachbini, Rabu (29/9/2021).

Mahfud beralasan, kalaupun misalnya gugatan judicial revew ke Mahkamah Agung (MA) dimenangkan penggugat, tidak ada gunanya karena tidak akan menjatuhkan kepengurusan Demokrat yang sekarang.

“Kalau secara hukum, gugatan Yusril ini ndak akan ada gunanya, karena kalau pun dia menang tidak akan menjatuhkan Demokrat yang sekarang,” kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi atau MK itu menjelaskan, judicial review (JR) hanya berlaku ke depan dan tak mengubah keputusan yang telah ada.

“Artinya, yang sudah terpilih kemarin itu tetap berlaku, tinggal paling isinya (perintah putusan) harap perbaiki AD/ART-nya, gitu. Ndak akan membatalkan pengurus (AHY), ndak akan mengubah susunan pengurus sekarang, putusan itu ya menolak atau mengabulkan,” terang Mahfud.

MA kata dia, tidak bisa membatalkan AD/ART yang telah disahkan oleh Menkumham. Jika tujuannya mengganti kepengurusan atau ketua umum kata Mahfud lagi, harusnya Yusril menggugat SK Menteri Hukum dan HAM yang mengesahkan AD/ART dan kepengurusan Partai Demokrat periode 2020-2025 ke PTUN.