Mahfud MD : Pemerintah Kutuk Penyerangan Pemuka Agama, Rumah Ibadah

maiwanews – Pemerintah mengutuk aksi penyerangan terhadap tokoh agama dan perusakan atau pembakaran rumah ibadah seperti yang akhir-akhir ini terjadi terhadap ustaz dan masdjid.

“Pemerintah menyatakan sangat menyesalkan kejadian-kejadian tersebut, dan mengutuk para pelakunya,” ujar Menteri Koodinator Politik, Hukum dan Keamanan (Mekopolhukam) Mahfud MD melalui kanal Youtube, Sabtu (25/9/2021).

Hal itu disampaikan Mahfud menyusul maraknya aksi penyerangan terhadap pemuka agama Islam seperti di Tangerang dan Batam serta yang terakhir pembakaran mimbar Masdji Raya di Makassar.

Mahfud meyakini, peristiwa-peristiwa penyerangan terhadap tokoh, dan rumah ibadah Islam tersebut, adalah rentetan kejadian musiman, dan pengulangan yang kerap terjadi saban September.

Untuk itu, Mahfud memerintahkan kepada kepolisian agar menangkap, melakukan penyidikan, dan membawa para pelaku ke pengadilan.

Mahfud juga meminta agar aparat keamanan mampu melakukan deteksi awal, mengawasi, dan juga memberikan rasa aman bagi seluruh warga negara, agar kejadian serupa tak berujung pada ketakutan, yang akhirnya timbul saling curiga di masyarakat.

“Saya minta juga, agar rumah-rumah ibadah dijaga, diamati, dengan sungguh-sungguh, tokok-tokoh agama, fasilitas keagamaan, fasilitas publik lainnya,” ujar Mahfud.

Seperti diberitakan, tiga peristiwa brutal yang menyasar tokoh agama Islam, dan ustaz, serta penyerangan terhadap rumah ibadah Islam di sejumlah daerah dalam kurun waktu yang tidak berbeda jauh.

Pada Sabtu (18/9), peristiwa penembakan menewaskan Armand, alias Alex seorang tokoh agama di Pinang, Tangerang. Kemudian pada Senin (20/9), Ustaz Abu Syahid Chaniago, saat mengisi ceramah dan zikir bersama di Masjid Baitusyakur, Batu Ampar, Batam mengalami penyerangan yang dilakukan  seorang laki-laki, dan yang terakhir pada Sabtu (25/9), seseorang melakukan penyerangan dengan membakar mimbar Masjid Raya Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Beberapa hari yang lalu, seorang ustaz yang sedang memberi pengajian, berceramah di Batam, kemudian ditusuk, atau diserang oleh seorang yang tidak dikenal. Sebelum itu juga ada, seoarang tiba-tiba ditembak, di tengah jalan. Kemudian, yang terakhir baru-baru ini, ada kejadian di Makassar di mana seseorang membakar mimbar masjid raya di Makassar,” demikian kata Mahfud.