Masyarakat Diminta Hapus Konten Jika Ditegur Polisi Virtual

maiwanews – Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto meminta masyarakat segera menghapus postingan di media sosial (medsos) jika ditegur oleh polisi virtual. Polisi virtual dikatakan tidak akan sembarang menegur pelanggar UU ITE di medsos.

Dalam keterangannya Senin 1 Maret Komjen Agus meminta masyarakat tidak perlu berdebat jika diminta menghapus kontennya. Memberi sanggahan memang merupakan hak pemilik akun, namun Komjen Agus mengharapkan kesadaran masyarakat untuk menghapusnya, bukan berdebat.

Sikap kooperatif sangat diharapkan jika mendapat teguran, karena jika pemilik akun bersikeras dan melapor ke polisi, maka konsekuensinya adalah proses hukum dijalankan.

Meski terbuka peluang dilakukan proses hukum jika ada laporan masyarakat karena merasa dirugikan, namun polisi akan mengedepankan proses mediasi. (Polri)