Mega-Prabowo Minta Pilpres Diulang

Pasangan Capres-Cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto melalui kuasa hukumnya yang diketuai oleh Arteria Dahlan meminta pemilu diulang. Hal ini dikarenakan berbagai pelanggaran dalam pelaksanaan pilpres. Menurut Arteria pihaknya menemukan sekitar 28 juta suara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh KPU dan menguntungkan pasangan SBY-Boediono.

Belum lagi persoalan DPT, dimana tim Mega-Prabowo menemukan 7 juta lebih daftar pemilih tetap yang bermasalah. Menurut Fadli Zon, masalah DPT tersebut diantaranya yaitu banyaknya nama yang sama dalam satu TPS, atau nama berbeda tapi nomor induk kependudukan sama.