Menhan Rusia Laporkan Perkembangan Operasi di Ukraina

20220705-vladimir-putin-sergei-shoigu-pub4jul2022
Menhan Rusia Sergei Shoigu Senin, 4 Juli 2022 bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow. (Foto: Kremlin)

maiwanews – Formasi dan unit Grup Tengah di bawah komando Kolonel Jenderal Alexander Lapin telah berhasil melakukan operasi ofensif untuk membebaskan Republik Rakyat Lugansk.

Keberhasilan ini diraih berkat jalinan kerja sama sejak 19 Juni dengan unit Korps Milisi Rakyat Kedua Republik Rakyat Lugansk (Luhansk People’s Republic/LPR), didukung kelompok pasukan selatan pimpinan Jenderal Angkatan Darat Sergei Surovikin.

Laporan ini disampaikan Menhan (Menteri Pertahanan) Sergei Shoigu ke Presiden Rusia Vladimir Putin Senin (04/07/2022) di Kremlin, Moskow.

Dalam dua pekan mereka mengepung dan menghancurkan kelompok-kelompok di kuali Gorskoye, di sekitar Lisichansk dan Severodonetsk. Dua puluh lima wilayah telah dikuasai, terbesar adalah Severodonetsk, Zolotoye, Gorskoye dan Volcheyarovka.

Operasi ini berakhir Minggu (04/07/2022) dengan dibebaskannya Lisichansk, salah satu kota terbesar di Republik Rakyat Lugansk. Sebanyak 670 kilometer persegi wilayah dikuasai selama serangan aktif.

Menhan Sergei Shoigu melaporkan, total kerugian angkatan bersenjata Ukraina dalam operasi ini mencapai 5.469 personel, termasuk 2.218 tewas dan 3.251 terluka.

Ukraina juga menderita kerugian 196 tank dan kendaraan lapis baja lainnya, 12 pesawat terbang, satu helikopter, 69 pesawat nirawak (drone), enam sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh, 97 peluncur roket ganda, 166 artileri lapangan dan mortir, serta 216 kendaraan berbagai keperluan.

Ketika mundur dari Lisichansk, musuh meninggalkan 39 tank dan kendaraan lapis baja lainnya, 11 senjata dan mortir, 48 sistem rudal anti-tank Javelin dan NLAW, 18 sistem Stinger, serta tiga kendaraan udara tak berawak.

Tim penjinak ranjau kota Lisichansk dan sekitarnya hingga Senin masih melaksanakan tugas menjinakkan ranjau. Pengiriman kargo kemanusiaan dan pemberian bantuan medis kepada warga sipil juga masih berlangsung saat pertemuan keduanya. (z)