Militer Myanmar Perpanjang Penahanan Aung San Suu Kyi

maiwanews – Militer Myanmar memperpanjang masa penahanan Aung Sang Suu Kyi. Suu Kyi seharusnya sudah bebas dari tahanan rumah tahanan rumah hari Senin 15 Februari. Namun keputusan para pemimpin militer Myanmar memaksanya tetap tinggal di rumah hingga Rabu 17 Februari.

Dua pekan lalu Suu Kyi ditahan militer Myanmar atas tuduhan memiliki radio walkie-talkie impor secara ilegal. Ia dikenai tahanan rumah di wilayah Napyitaw.

Tidak hanya memperpanjang penahanan Suu Kyi, militer Myanmar juga memutus sambungan internet hari Minggu 14 malam. Pemutusan ini berdampak hampir ke semua wilayah di negara tersebut.

Juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres Minggu 14 Februari mengatakan Guterres prihatin dengan situasi Myanmar, termasuk peningkatan penggunaan kekuatan dengan mengerahkan kendaraan lapis baja. Ia meminta militer dan polisi Myanmar menghormati hak berkumpul. (VOA)