NATO Gelar Latihan Perang Pertahanan Udara ‘Ramstein Legacy 22’

20220611-stormer-inggris-menembakkan-rudal-starstreak-10jun2022
Stormer Inggris menembakkan rudal ‘Starstreak’ pada latihan pertahanan udara skala besar ‘Ramstein Legacy 22’ oleh NATO dan mitra di Ustka, Polandia. Materi dipublikasikan pada Jumat, 10 Juni 2022. Latihan pertahanan udara ‘Ramstein Legacy 22’ berlangsung pada tanggal 6 hingga 10 Juni 2022 di Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia.

maiwanews – NATO mengelar latihan perang pertahanan udara dan sistem peperangan elektronik selama lima hari di beberapa negara. Sebanyak 17 negara sekutu dan mitra aliansi berpartisipasi pada latihan bernama Ramstein Legacy 22.

Sekitar 50 unit pesawat terbang dari berbagai pangkalan di Eropa untuk ambil bagian pada latihan perang NATO (North Atlantic Treaty Organization/Pakta Pertahanan Atlantik Utara) di Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia.

Latihan pada 6 hingga 10 Juni juga melibatkan 17 sistem pertahanan udara dan rudal berbasis permukaan. Sistem pertahanan udara ini sedang diintegrasikan dan diuji dalam skenario tembakan langsung.

Dalam rekaman video, dipublikasikan Jumat (10/06/2022), tampak demonstrasi tembakan langsung di Ustka, Polandia dengan pasukan Ceko, Prancis, Polandia, Slovakia, dan Inggris mendemonstrasikan berbagai sistem senjata, termasuk sistem pertahanan udara Starstreak.

Kolonel Graham Taylor, Komandan Grup Pertahanan Udara 7, Artileri Kerajaan 12 Resimen, Angkatan Darat Inggris, mengatakan bahwa pihaknya selalu berlatih bersama. Dan invasi baru-baru ini ke Ukraina oleh Rusia benar-benar meningkatkan fokus. Menurutnya, operasi militer Rusia terhadap wilayah Ukraina mengingatkan orang bahwa ada ancaman konvensional di luar sana.

Hal-hal teknis dikatakan seringkali menantang karena ini adalah kemampuan teknis tingkat tinggi. Pertahanan udara secara harfiah adalah ilmu roket, membutuhkan dukungan teknis terperinci dan rumit untuk memastikan semuanya terintegrasi bersama. (hiu)

BERITA LAINNYA

.