NATO Tegaskan Kembali Komitmen atas Keamanan Balkan Barat

20220708-mircea-geoan-ferenc-kajari-pub7jul2022
Wakil Sekretaris Jenderal NATO Mircea Geoan (kanan) dengan Komandan KFOR Mayor Jenderal Ferenc Kajari (kiri). Dipublikasikan 7 uli 2022. (Foto: NATO)

maiwanews – NATO menegaskan kembali komitmen terhadap keamanan Balkan Barat. Wasekjen NATO mengingatkan bahwa Konsep Strategis baru sebagaimana diadopsi di Madrid pekan lalu menegaskan kembali pentingnya strategis wilayah Balkan Barat untuk aliansi.

Pernyataan ini disampaikan Wasekjen (Wakil Sekretaris Jenderal) NATO, Duta Besar Mircea Geoan, Kamis (07/07/2022) dalam kunjungan ke misi KFOR dan Tim Penasihat dan Penghubung NATO di Kosovo.

KFOR atauKosovo Force, adalah pasukan penjaga perdamaian internasional pimpinan NATO (North Atlantic Treaty Organization/Pakta Pertahanan Atlantik Utara) di Kosovo.

Pada kesempatan tersebut, para dubes (duta besar) dari 30 sekutu NATO dan mitra kontribusi pasukan KFOR bertemu dengan Komandan KFOR, Mayor Jenderal Ferenc Kajari, dan Direktur Tim Penasihat dan Penghubung NATO di Kosovo, Brigadir Jenderal Joachim Hoppe.

Mereka juga bertukar pandangan dengan Kepala Misi Uni Eropa, Misi Aturan Hukum Uni Eropa, Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa, dan Misi Administrasi Sementara PBB di Kosovo.

Selama kunjungan tersebut, Mircea Geoan bertemu dengan Vjosa Osmani dan Goran Raki di Pristina untuk diskusi bilateral.

Mircea Geoan menekankan bahwa NATO telah berkomitmen untuk perdamaian dan stabilitas di wilayah Balkan Barat selama beberapa dekade. “Misi KFOR kami adalah demonstrasi paling nyata dari komitmen ini”, katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan Resolusi DK PBB (Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa) 1244 tahun 1999, KFOR menyediakan lingkungan aman dan terjamin serta menjamin kebebasan bergerak untuk kepentingan semua komunitas di Kosovo.

“KFOR terus menjalankan misinya, dengan bekerja sama erat dengan berbagai aktor, termasuk PBB, Misi Aturan Hukum Uni Eropa, Organisasi Keamanan di Kosovo, dan Angkatan Bersenjata Serbia”, tegas Mircea Geoan.

Geoana menekankan bahwa NATO sepenuhnya mendukung proses normalisasi antara Beograd dan Pristina. Dialog Beograd-Pristina dengan difasilitasi oleh Uni Eropa adalah satu-satunya platform untuk menemukan solusi bersifat menghormati hak semua komunitas dan dapat mengarah pada perdamaian abadi.(z)