Negara Bagian Australia Buka Sekolah dan Kantor

maiwanews – New South Wales, negara bagian terpadat di Australia Senin 25 Mei membuka kembali sekolah dan kantor. Otoritas setempat mempersiapkan ratusan staf pengendali keramaian.

Para petugas akan menegakkan aturan pembatasan sosial di transportasi umum. Diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang saat sekolah-sekolah dan perkantoran dibuka kembali dan jumlah kasus positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) berkurang.

Australia melaporkan lebih dari 7.100 orang terinfeksi virus korona, 102 diantaranya meninggal dunia. Jumlah ini jauh di bawah negara-negara maju lainnya.

Setiap hari kasus positif korona kurang dari 20 kasus. Karena itu berbagai negara bagian di negeri Kangguru itu mulai menjalankan rencana tiga tahap untuk menghapuskan sebagian besar pembatasan sosial pada Juli.

Di New South Wales (negara bagian paling tua didirikan pada tahun 1788), termasuk Kota Sydney (ibukota negara bagian ini), anak-anak kembali mengikuti program belajar mengajar dengan tatap muka penuh waktu pada Senin 25 Mei.

Pejabat berwenang memperingatkan warga untuk menghadapi kemungkinan keterlambatan perjalanan. Kapasitas moda transportasi umum seperti bus dan kereta dikurangi. Pengurangan kapasitas dilakukan untuk memenuhi persyaratan pembatasan sosial.

Menteri Transportasi NSW Andrew Constance kepada Channel 9 Australia mengatakan 1,2 anak akan melakukan perjalanan, para petugas harus lebih sabar.

Sebuah catatan menyebutkan Maret 2006, penduduk New South Wales berjumlah 6.817.100 jiwa

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan dibukanya kembali sekolah, penting bagi pemulihan ekonomi Australia. (VoA/vm/ft/Wikipedia)