Panitia SKD CPNS Kemenkumham Pakai Pakaian Pantai, Agar Peserta Tak Tegang

20211011-panitia-skd-cpns-kemenkumham-mengenakan-baju-pantai
Panitia SKD CPNS Kemenkumham Jatim mengenakan baju pantai. Senin 11 Oktober 2021.

maiwanews – Senin 11 Oktober 2021, Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) formasi penjaga tahanan dilaksanakan. Pelaksanaan ujian SKD ini menimbulkan ketegangan tersendiri bagi sebagian besar peserta. Tetapi panitia daerah SKD penjaga tahanan, Kanwil Kemenkumham Jatim mempunyai cara unik untuk peserta agar lebih santai. Salah satunya, dengan memakai pakaian layaknya dipantai.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono, disela-sela pelaksanaan SKD formasi penjaga tahanan, mengatakan, kebanyakan peserta SKD masih muda-muda sehingga kabanyakan mereka merasa tegang. Hasil pantauan dilapangan peserta sesi satu yang hadir sejak 06.00 WIB kebanyakan mereka tidak bisa menyembunyikan rasa was-was dari raut mukanya. “Baru pertama ini ikut, jadi tegang”, kata Diki Angga, salah satu peserta.

Saat masuk area tes ketegangan peserta sedikit cair, karena panitia sedikit terlihat sangat santai dengan mengunakan atribut yang mirip orang yang sedang bertamasya. Panitia daerah Kemenkumham Jatim menggunakan baju pantai, kaca mata hitam hingga topi lingkaran.

Para peserta diajak melakukan senam ringan sebelum memasuki lokasi tes, yang tujuannya untuk membuat peserta SKD sedikit rileks. Tetapi panitia tetap tidak mengurangi ketegasan dalam menerapkan aturan yang ada, serta para peseta harus mematuhi aturan yang berlaku. Krismono, menjelaskan, para peserta wajib hadir dilokasi ujian paling lambat dua jam sebelum jadwal yang ditentukan, karena sekarang masih dalam masa PPKM. Dan para peserta masih punya banyak waktu untuk melakukan resgistrasi ulang.

Krismono menambahkan, karena masa pandemi Covid-19 ini, maka para peserta harus menerapkan protokol kesehatan dalam proses regristrasi dan ini memakan waktu agak lama jika dibandingkan sebelum pandemi, semua ini untuk memastikan para peserta dalam kondisi fit, jika ada peserta terkonfirmasi Covid-19, maka akan dijadwalkan ulang.

Dalam seleksi ini diikuti 26.435 peserta, yang digelar selama 13 hari hingga 21 Oktober mendatang. Seleksi dibagi dalam tiga sesi yang di ikuti oleh 2.100 peserta tiap harinya. Sementara seleksi dilaksanakan di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. (FL/Kominfo Jatim)