Pasukan Ukraina Pukul Mundur Tentara Rusia di Kharkiv

20220304-tank-ukraina-04mar2022
Tank Ukraina dalam kondisi rusak di Gnutovo. Jumat, 4 Maret 2022.

maiwanews – Pasukan Ukraina berhasil memukul mundur tentara Rusia di Kota Kharkiv. Kemenangan melalui sebuah serangan balasan itu membuka peluang militer Ukraina mencapai wilayah perbatasan dengan Rusia.

“Kremlin bermimpi merebut Kyiv, Kharkiv dan Odesa, setidaknya wilayah Donetsk dan Luhansk. Sekarang, pasukan terkonsentrasi di wilayah Luhansk karena kurangnya pasukan. Kami melanjutkan perawatan megalomania kekaisaran dan membuat Moskow menghadapi kenyataan.”

Pernyataan itu disampaikan Mykhailo Podoliak hari Senin (16/05/2022), penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam unggahan di Twitter @Podolyak_M.

Kesuksesan meraih kemenangan di Kharkiv, militer Ukriana melanjutkan upaya untuk merebut Izyum. Sementara Presiden Zelenskyy Minggu malam (15/05/2022) dalam pidato video mengatakan bahwa negaranya sedang mempersiapkan serangan baru terhadap Rusia di wilayah Donbas dan Ukraina Selatan, VOA melaporkan hari Senin.

Serangan tentara Rusia ke Ukraina oleh Moskow disebut sebagai Opeasi Militer Khusus untuk demiliterisasi dan denazifikasi. Perintah Presiden Rusia Vladimir Putin untuk melakukan operasi militer didorong oleh adanya rencana Ukraina untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO). Hal itu dianggap sebagai ancaman bagi Rusia.

Setelah Ukraina, Moskow pada hari Senin memperingatkan adanya konsekuensi luas jika Finlandia dan Swedia bergabung dengan aliansi militer NATO. Jika kedua negara itu bergabung dengan NATO, Wamenlu (Wakil Menteri Luar Negeri) Rusia Sergei Ryabkov mengatakan bahwa secara umum tingkat ketegangan militer akan meningkat. Ia menambahkan, keamanan Finlandia dan Swedia tidak akan membaik.

Keinginan Finlandia bergabung dengan NATO telah disampaikan Presiden Sauli Niinisto dan Perdana Menteri Sanna Marin pada Minggu (15/05/2022) di istana presiden di Helsinki. Sedangkan Swedia juga diperkirakan akan bergabung dengan NATO setelah dua abad lamanya tidak tergabung dalam blok militer. (z)