Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terkendala Status Kewarganegaraan

maiwanews – Orient P Riwukore masih harus bersabar karena pelantikannya sebagai bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur (NTT) belum bisa dilaksanakan. Langkah pemerintah menunda pelantikan tersebut dikarenakan masalah kewarganegaraan.

Ketua Bawaslu NTT Thomas M Jawa Senin 8 Februari mengatakan Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua tidak berniat menjegal Orient P Riwukore sebagai bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua.

Masalah kewarganegaraan Orient telah menjadi perhatian Bawaslu sejak pencalonan September 2020. Bawaslu Sabu Raijua telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk kementerian lembaga terkait dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) tentang kewarganegaraan Orient.

Menurut Thomas, Orient akhirnya ditetapkan sebagai calon kepala daerah karena tidak ada penjelasan dari pihak-pihak terkait. Orien ditetapkan sebagai calon berdasarkan hasil verifikasi Dinas Catatan Sipil Kota Kupang. Pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Desember 2020 Orient mengalahkan petahan Nikodemus N Rihi Heke.

Dalam sebuah kesempatan Orient menegaskan bahwa ia berkewarganegaraan Indonesia, lahir di Kupang 7 Oktober 1965. Ia mengatakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) tercatat resmi di basis data Ditjen Dukcapil. Ia mengakui bahwa pernah memiliki paspor Amerika selama 20 tahun, namun status kewarganegaraannya di AS telah dilepaskan. (VOA/dbs)